Skip to main content

Program Mudik Bareng BNI Sukses Berangkatkan Ratusan Pemudik dari Kalangan Difabel


Direktur Utama BNI, Achamd Baiquni mengatakan dengan diadakannya kembali Program Mudik Bareng BNI tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dikatakan berbeda oleh Achmad Baiquni karena target tahun ini menargetkan untuk kalangan difabel.

"Secara khsusus tahun ini kita berangkatkan difabel, baru tahun ini. Alasannya, kami melihat bahwasanya kepada warga ini perlu kita berikan alokasi, kita merekrut pegawai juga ada difabel," tutur Baiquni saat ditemui di GBK, Sabtu (1/6/2019).

Untuk saat ini Baiquni membeberkan sudah sebanyak 250 orang difabel yang sudah berhasil untuk diberangkatkan ke kampung halaman. Rata-rata kampung yang dituju para difabel ini adalah tujuan Jawa Tengah seperti Solo dan Yogyakarta.

Keberhasilan BNI untuk bisa memberangkatkan para kalangan difabel ini dengan dilakukannya system jemput bola yang pelaksanaan programnya dengan bekerjasama dengan berbagai yayasan.

"Difabel ini ada macam-macam, ada dari tuna rungu, tidak netra, dan sebagainya. Jadi mereka sekitar 5 bus. Namun dalam pelaksanaanya tidak kita jadikan satu, kita campur dengan yang bukan difabel," lanjut Achmad Baiquni.

Keberhasilan dari Program Mudik Bareng BNI ini disambut positif dari salah satu difabel bernama Rahmawati (48), dirinya mengaku senang dengan adanya program mudik yang melibatkan difabel ini. Wati sapaan kerapnya juga mengakui bahwa dirinya sudah lama tidak pulang ke kampungnya yang berada di Solo.

"Sudah lama tidak bertemu saudara di Solo, apalagi saat lebaran, jadi ini saya bersyukur banget bisa dibantu. Sudah tiga tahunan tidak ke Solo," ucap dirinya.

Diceritakan oleh Wati bahwa untuk bisa mengikuti program yang di adakan oleh Bank BNI ini tidaklah sulit. Cara yang harus dilakukan hanya dengan menyerahkan identitas diri dan keluarga, maka dia sudah bisa mendapatkan kursi mudik gratis.

"Bagus lagi selama perjalanan kita juga dijamin asuransi. Jadi saya dan keluarga saya tenang dan senang bisa akhirnya merasakan mudik," pungkas dia.

Pada saat bulan Ramadhan, Bank BNI Berhasil memberangkatkan setidaknya 11.343 pemudik atau sekktar 13% lebih tinggi dari yang sudah ditargetkan, karena pada target awal Achmad Baiquni hanya menargetkan sebanyak 10.000 pemudik saja.

Program Mudik Bareng BNI sendiri adalah bentuk dukungan terhadap Program Mudik Bareng Kementerian BUMN.

Direktur Utama BNI Achamd Baiquni serta jajaran direksi dan komisaris BNI diketahui juga hadir dalam melepas ribuan pemudik bus pada acara tersebut.

Baiquni menuturkan, pencapaian sebanyak 11.343 pemudik merupakan kebanggaan bagi BNI yang telah mempersiapkan program ini dengan Tema 'Mari Lipatgandakan Kebaikan'.

Tema tersebut menjadi begitu tergenapi karena kebutuhan moda transportasi belasan ribu pemudik, termasuk pemudik difabel terpenuhi. Adapun tujuan keberangkatan bus pada hari ini yaitu Cirebon, Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, Solo, Surabaya, Lampung, Palembang, dan Padang.

Baiquni juga mengatakan, tingginya antusiasme tersebut menjadi motivasi bagi BNI untuk terus menyediakan tidak hanya produk dan layanan perbankan yang terbaik, melainkan moda transportasi untuk kebutuhan kegiatan mudik. BNI juga membekali pemudik dengan tumbler untuk membantu mengurangi sampah dan turut melestarikan lingkungan.






Sumber: Liputan6

Comments

Popular posts from this blog

PT Bank Negara Indonesia (BNI) Serius Jajaki Pembukaan Kantor Cabang Di Malaysia

Seperti yang kita ketahui bahwa BNI adalah sebuah institusi bank milik pemerintah, dalam hal ini adalah perusahaan BUMN, di Indonesia. Dalam struktur manajemen organisasinya, Bank Negara Indonesia, dipimpin oleh seorang Direktur Utama yang saat ini dijabat oleh Achmad Baiquni. Belakangan terdengar kabar bahwa PT Bank Negara Indonesia (BNI) telah serius untuk menjajaki pembukaan kantor cabang di Malaysia setelah OJK bersama Bank Negara Malaysia menerapkan Asean Banking Integration Framework (ABIF). "Untuk membuka jaringan kita buka peluang di Malaysia, penkajiannya sudah serius," ujar Direktur Utama BNI Achmad Baiquni ‎di Jakarta, Kamis (13/10/2016). Dia menilai potensi besar di negeri Jiran yaitu bisnis remitansi, mengingat banyaknya tenaga kerja asal Indonesia yang bekerja di Malaysia. Sementara mengenai pembukaan cabang di negara Asean lainnya seperti di Myanmar, Achmad Baiquni dan Tim Manajemen sudah sangat puas dengan didirikannya kantor yang berad...

Direktur Utama Bank BNI Usung Obor Asian Games Sejauh 350 Meter

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Achmad Baiquni turut mengarak obor Asian Games 2018 pada etape ke-34 pada rangkaian kirab yang dilakukan di Jakarta, Sabtu (18/8/2018). Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Achmad Baiquni turut mengarak obor Asian Games 2018 sejauh 350 meter pada etape ke-34 pada rangkaian kirab yang dilakukan di Jakarta, Sabtu (18/8/2018). Untuk rute kirab obor yang dilakukan oleh Achmad Baiquni melewati Kantor Pusat BNI yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat. Hal tersebut merupakan bentuk dukungan BNI sebagai Official Prestige Digital Banking Partner Asian Games 2018. Achmad Baiquni mengatakan, tahun ini menjadi tahun yang istimewa bagi bangsa Indonesia, karena selain bertepatan dengan perayaan 73 tahun Kemerdekaan RI, sekaligus menjadi tuan rumah bagi perhelatan akbar Asian Games 2018. "Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah setelah terakhir kali menjadi tuan rumah 56 tah...

Mengenal Bos Baru BNI, Achmad Baiquni

Infobanknews Gantikan Gatot M. Suwondo, Achmad Baiquni ditunjuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno sebagai direktur utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sebelumnya, Achmad Baiquni merupakan direktur keuangan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 20 Mei 2010. Tercatat, Achmad Baiquni memulai karir perbankan nya di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sejak tahun 1984. Sebelumnya, Baiquni pernah menduduki beberapa jabatan manajerial di BRI. Di antaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, dan Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Baiquni juga pernah meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada 1982. Yang kemudian, Baiquni melanjutkan dengan meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Filipina pada 1992. Baiquni telah mengikuti beberapa pelatihan, kursus dan seminar per...