Sumber: BeritaSatu.com
Selasa (17/3/2019), Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
diketahui telah merombak habis sebagian besar manajemen baik dijajaran
komisaris maupun direksi. Bahkan posisi Direktur Utama BNI itu kini telah dipegang oleh Achmad Baiquni setelah sebelumnya dipegang oleh Gatot M Suwondo
yang telah habis masa jabatannya.
Namun, ternyata untuk menjadi
Direktur Utama dari Bank Negara
Indonesia ini, Baiquni juga
harus merangkak dari awal.
Ditahun 1982, Baiquni berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas
Padjajaran, Bandung yang kemudian ditahun 1984 ia memulai karir perbankan nya
di PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk dan dari situlah ia berhasil menduduki beberapa jabatan manajerial,
seperti adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur
Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis
Personal.
Merasa belum puas akan kemampuannya, Baiquni kemudian mengambil gelar Master
of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati,
Phillipina pada 1992. Yang kemudian,
kemampuannya mengelola bank kembali ia asah dengan mengikuti beberapa
pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in
Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for
Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of
Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank
Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.
Dan terakhir pada 20 Mei 2010,
sebelum Baiquni menjadi Direktur
Utama dari BNI. Achmad Baiquni ternyata juga pernah diangkat menjadi Direktur
Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero), Tbk karena memiliki pengalaman yang begitu banyak pada bidang
keuangan.

Comments
Post a Comment